PANGANDARANNEWS.COM - Pangandaran sudah lama dikenal menjadi daerah tujuan wisata, dan menjadi kawasan wisata yang tentunya harus memberikan kenyamanan dan kegembiraan bagi wisatawan. Rasa aman ini tentu menjadi keniscayaan, agar wisataan saat liburan tidak berujung sebuah insiden atau kecelakaan.
Dengan hal tersebut tentu Pemkab Pangandaran pun harus memberikan atensi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat libur lebaran, khususnya pencegahan kecelakaan laut. Pengawasan terkait area aktivitas wisata pun selayaknya diperketat, seiring prediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.
Saat diminta tanggapannya terkait hal ini, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, manajemen wisata menjadi fokus pemerintah dalam menyambut libur Lebaran tahun ini terutama menyangkut keselamatan dan keamanan wisatawan yang berenang di pantai.
Bukannya tidak beralasan, menurut bupati, karena tahun kemarin banyak kejadian kecelakaan.
Untuk keperluan tersebut, bupati mengaku sudah meingatkan semua stakeholder terutama Disparbud untuk memastikan kenyamanan wisatawan di Pangandaran terjaga dengan baik.
Kejadian yang terjadi sebelumnya, seperti di Pasir Putih saat wisatawan terseret arus harus, menurutnya, seharusnya sudah bisa diantisipasi dan dihindari sejak dini.
"Untuk itu, kami sudah mengarahkan SKPD terkait agar bekerja dengan baik di lapangan," ucapnya.(13/03/26)
Selain itu pemerintah daerah pun menjalinkerja sama dengan pemangku kepentingan terkait, seperti Balawista, Basarnas, hingga pelaku wisata agar senantiasa saling menjaga.
Bupati menyebut, pihaknya pun akan menambah spanduk imbauan di lokasi larangan berenang dan pemantauan di zona merah (kawasan dilarang berenang).
Dan karena keterbatasan personil lifeguard, bupati juga meminta bantuan pelaku usaha wisata untuk saling mengingatkan antara satu dengan lainnya.
Sementara Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan atensi pada yang paling krusial ini, keselamatan wisatawan dalam melakukan aktivitas di area wisata. "Kami harap tahun ini zero insiden,” ucapnya.
Dalam menjalankan tugasnya Polri tidak bisa berjalan sendiri, sehingga, pihaknya memohon agar semua pihak membantu menjaga keselamatan wisatawan. “Pos-pos pengamanan kami sudah disiapkan di sejumlah titik untuk berbagai laporan,” terangnya.
Dari data yang ada, angka kecelakaan laut di Pantai Pangandaran meningkat pada 2025 dibanding 2024.
"Ada sembilan korban dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam dan jenis insiden lainnya," jelasnya.(hiek)

























